untukmu dalam senja
"sebenernya karma itu gaada, cuma kita sendiri yang selalu buat kalimat tersebut. karma itu terjadi karena kita melawan arus yang harusnya jadi milik kita . dan pada dasarnya kita itu punya takdir masing-masing dan gak semua dari kita bisa menuju lurus dengan takdir. jadi manusia itu gak pernah sempurna, dan dari semua hal yang ada kita gabisa kembaliin lagi apapun yang bukan hak kita lagi. gaakan pernah bisa"
waktu cerita itu, aku tak pernah menyadari harusnya ada rasa disini (tunjuk saja hati). karena sebelum hari itu terjadi saya sudah mulai lelah. karena ternyata cerita (sebut saja cinta) tak pernah berpihak, malah menyakitkan sekali. tapi pada hari itu aku mulai sadar, karena yang harusnya berasal memang harus kembali. mencoba itu bukan alasan, tapi kali ini aku berusaha untuk berdiri lagi dan akhirnya menuju pada suatu titik yang sangat terang. seperti inginku. dia baik, aku mengenalnya, dia mempunyai banyak kegiatan, dan dia memiliki ketertarikan berbeda. lantas kenapa harus sama kembali lalu terulang? . hai wahai semua jemari yang harusnya terbang. aku kira semuanya akan berubah. tapi yang kuyakini sampai hari ini, tuhan telah memberikanku hati dan batin yang cukup kuat untuk menerima setiap jalanNYA yang diberikan untukku. dan sampai saat ini harusnya sudah terpuruk, tapi tuhan tak pernah membiarkan aku berdiri sendirian dengan takut. percayalah. dengan mendekatiNYA hati dan seluruh langkah terasa begitu berarti dan sempurna, subhanallah :)
waktu cerita itu, aku tak pernah menyadari harusnya ada rasa disini (tunjuk saja hati). karena sebelum hari itu terjadi saya sudah mulai lelah. karena ternyata cerita (sebut saja cinta) tak pernah berpihak, malah menyakitkan sekali. tapi pada hari itu aku mulai sadar, karena yang harusnya berasal memang harus kembali. mencoba itu bukan alasan, tapi kali ini aku berusaha untuk berdiri lagi dan akhirnya menuju pada suatu titik yang sangat terang. seperti inginku. dia baik, aku mengenalnya, dia mempunyai banyak kegiatan, dan dia memiliki ketertarikan berbeda. lantas kenapa harus sama kembali lalu terulang? . hai wahai semua jemari yang harusnya terbang. aku kira semuanya akan berubah. tapi yang kuyakini sampai hari ini, tuhan telah memberikanku hati dan batin yang cukup kuat untuk menerima setiap jalanNYA yang diberikan untukku. dan sampai saat ini harusnya sudah terpuruk, tapi tuhan tak pernah membiarkan aku berdiri sendirian dengan takut. percayalah. dengan mendekatiNYA hati dan seluruh langkah terasa begitu berarti dan sempurna, subhanallah :)
Komentar