HOLIDAY @pulau tidung-kepulauan seribu-jakarta
Aku berangkat bersama keluarga kecilku dan teman mama yang mengajak kami untuk ikut ke pulau itu. Ia memang sedang ditugaskan untuk mengajar selama satu hari di MtsN pulau seribu. Lalu mengajak kami untuk ikut sembari SNORKLING (yang katanya karangnya bagus). Kami berangkat ke dermaga sekitar jam 5-an memakai baleno kesayanganku. Hanya sayang aku hanya melihat sampah dan sampah di sekitar kawasan (WISATA ) ini. Kami berangkat memakai perahu kecil tapi berisikan hampir 100-org. Aku kira perjalanan menuju pulau tidung ini hanya memakan waktu yang sebentar tapi ternyata mengahabiskan waktu hampir 3-4 jam :( . Memang ombak tidak terlalu besar pada pagi itu tapi angin laut membuat perut yang belum terisi bergoyang dan membuat tidur. Akhirnya aku memutuskan untuk tidur walaupun dalam keadaan beramai-ramai dalam kapal, tahu seperti apa keadaannya ? Haha - seperti ikan pindang dan hiu baru di tangkap dan siap di jual . Haha :D
3 jam berlalu akhirnya kami sampai di tempat tujuan kami, kendaraan kecil sudah menunggu sedari tadi untuk mengangkut kami ketempat peristirahatan. Aku kira di pulau ini memang ada cottages yang di sewakan sekitar pantai tapi ternyata di pulau yang luas ini terdapat perkampungan yang cukup padat bukan cottages untuk beristirahat melainkan rumah-rumah warga yang di sewakan kepada setiap pengunjung. Akses menuju pantai terbilang sangat jauh dari tempat menginap kami, warga sini juga meminjamkan sepeda untuk akses menuju pantai dari pada berjalan kaki. Akhirnya satu tujuan kami kemari SNORKLING !! Aku dan dika membawa sepeda yang keranjangnya penuh dengan alat selam lalu memakai pelampung di setiap orang dan para orang tua menyewa motor karena akses ke pantai terbilang cukup jauh. Laju sepedah yang aku kayuh cepat berbelok menuju pantai melewati hutan dan jalanan setapak yang di buat warga. Snorkling pun dimulai.
untuk area snorkling memang lumayan jauh kita harus melewati jembatan(jembatan cinta) menuju pulau tidung kecil yang tak berpenghuni. Hawa yang lumayan panas namun di suguhkan pemandangan yang sangat indah. Tapi tak sedikit bulu babi yang terdapat di dekat batu karang yang akan aku selam.Karena memang aku manusia yang tak lepas dari foto-foto jadi hampir dari setengah album foto adalah foto diriku sendiri.haha :D
masyarakat yang sangat ramah dan menjamu para tamu yang datang ke pulau itu, salah satu daya tariknya. Setidaknya beribu" sepedah terparkir sembarangan di halaman rumah yang tidak di pagar tidak pernah hilang jadi hampir dari seluruh warga pulau ini saling mengenal satu sama lain. Memang sayang sekali pulau yang di jadikan tempat wisata pantainya sangat kotor dan banyak sekali sampah. tapi aku senang bisa mencoba hal lain dari yang lain.
(tunggu cerita tentang pulau tidung yang lainnya)
Komentar